Trik-Trik Wawancara Kerja

Wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan mempunyai berbagai tujuan. Ada yang dimaksudkan untuk lebih mengetahui keterampilan teknis yang dimiliki pelamar, mengetahui kepribadian pelamar, atau mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai hal.
Wawancara biasanya dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. Hal-hal yang tidak mungkin diperoleh dari tes tertulis akan digali melalui proses wawancara. Dalam hal ini, anda dituntut untuk berusaha menguasai diri anda sendiri (khususnya kelebihan dan kelemahan anda). Juga berusaha menguasai bidang pekerjaan yang anda lamar.Berpakaian yang “baik” dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:
Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau “kebiasaan” berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak dilihat sebagai “orang aneh’, disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapi dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini.
Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (misalkan mengkilap, ngejreng).
Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah, kancing baju atasan).
Berpakaian dengan desain yang simpel (tidak telalu banyak pernik-pernik, toh ini bukan acara pesta).
Tidak berlebihan dalam menggunakan wewangian dan perhiasan.
Dalam wawancara, faktor diluar “isi” seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. Mulai dari penampilan, sampai cara berbicara.
Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. Tidak perlu dengan memelototi, atau dengan sinar mata syahdu, melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara.
Intinya, bahwa melalui tatapan anda selama wawancara haruslah menandakan :
1. Apakah anda cukup percaya diri;
2. Apakah anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut;
3. Apakah anda jujur dengan isi komunikasi anda;
4. Apakah anda tampil “jujur” sesuai dengan kepribadian anda yang sebenarnya, tidak dibuat-buat.
Intonasi akan memperlihatkan apakah anda seorang yang percaya diri atau tidak. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron, tetapi cukuplah bahwa anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi.
Usahakan tidak memberi nada agresif, atau nada “menutup” diri. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan anda. Volume, warna, dan irama memang harus diatur dengan baik, tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri.
Mempersiapkan wawancara kerja memang memerlukan usaha tertentu. Tip-tip berikut mungkin dapat membantu meningkatkan rasa pede Anda sekaligus melicinkan jalan menuju perusahaan idaman.
Kejar Info Mengenai Wawancara
Usahakan sebelum hari H kita diwawancara, kita cari informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan itu, terutama yang berhubungan dengan posisi yang anda lamar. Agar nanti saat anda diwawancarai anda lebih Pede menjawab pertanyaan-pertanyaan, karena sedikit banyak telah menguasai lapangan.
Berpakaian Yang Sopan Dan Rapi
Kenakan busana yang ‘aman’, artinya: “Yang sesuai dengan konteks lingkungan kantor pada umumnya dan Tampillah sesuai dengan posisi yang Anda lamar.
Tampakkan Ekspresi Muka Yang Menyenangkan
Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan. “Senyum dan ekspresi yang tulus adalah kunci untuk mendapatkan perhatian lawan bicara, Selain itu, buatlah kontak mata yang intens dengan pewawancara. “Kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban.”
Jangan memotong pembicaraan pewawancara. Sebaiknya dengarkan dulu pertanyaan hingga selesai untuk memberikan jawaban yang diminta. Tidak ada salahnya Anda memberikan pertanyaan kepada pewawancara apabila Anda kurang memahami pertanyaan yang diajukan. Meski wawancara dapat memakan waktu cukup lama, tetaplah bersikap kooperatif. Matikan ponsel agar tidak mengganggu kelancaran wawancara.
Perlihatkan Bahasa Tubuh Yang Positif
sikap atau bahasa tubuh yang baik adalah sikap yang tenang dan memberikan perhatian kepada pewawancara. “Dengan sikap tenang dan penuh percaya diri, pewawancara akan memberi penilaian yang positif terhadap pelamar pekerjaan.”
Duduklah dengan posisi tegak dan tunjukkan antusiasme serta ketertarikan pada posisi yang Anda inginkan. Bahasa tubuh seperti itu akan memberi kesan bahwa Anda percaya diri dan siap untuk menghadapi tantangan baru. Jangan pernah melipat tangan di dada saat wawancara karena akan memberi kesan bahwa Anda adalah orang yang kaku dan defensif.
Bicaralah dengan intonasi dan nada suara yang jelas dan tegas. Jangan lupa, ucapkan salam dan jabat tangan pewawancara Anda dengan erat sebelum dan sesudah wawancara, serta ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan.
Jual Diri
Sebelum wawancara, reviulah kembali pengalaman kerja yang telah dan sedang Anda jalani,”. Ingat kembali tugas, tanggung jawab, tuntutan pekerjaan, kesulitan dan tantangan yang dihadapi, serta keberhasilan yang telah Anda raih selama melaksanakan pekerjaan itu. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah untuk menyebutkan kelebihan-kelebihan Anda yang berkaitan dengan pekerjaan yang Anda lamar.
Tampilkan hal-hal positif yang pernah Anda raih dan tunjukkan energi serta rasa percaya diri yang tinggi. Tapi ingat, jangan pede berlebihan dan bersikap angkuh, serta melebih-lebihkan pengalaman yang Anda miliki.
Jangan Malu Bertanya
Ajukan beberapa pertanyaan bermutu seputar posisi yang Anda inginkan dan latar belakang perusahaan secara umum. Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus Anda lakukan selanjutnya. Memanfaatkan kesempatan bertanya yang diberikan oleh pewawancara menunjukkan niat dan semangat Anda untuk bergabung dengan perusahaan mereka.
Hal Kecil Juga Penting
Jangan sepelekan hal-hal kecil yang kadang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Tibalah sepuluh menit lebih awal dari waktu yang telah ditentukan.
18 Tips Menjawab Wawancara Kerja
1. Beritahukan kami tentang diri Anda?Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.
2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?
Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini”. Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.
3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?
Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah.
4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?
Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.
5. Mengapa kami harus merekrut Anda?
Pertanyaan ini sama seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.
6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?
Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.
7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?
Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.
8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?
Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.
9. Berapa lama Anda akan bersama kami?
Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.
10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?
Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.
11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?
Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.
12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?
Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.
13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?
Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.
14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?
Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.
15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?
Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.
16. Berapa gaji yang Anda minta?
Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.
17. Apa target jangka panjang Anda?
Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.
18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?
Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu.
Di bawah ini diberikan daftar pertanyaan umum yang dapat menggali 12 aspek seperti berikut ini.
Motivasi
Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :
1. Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini ?
2. Apa yang membuat anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini ?
3. Tanggung jawab apa yang anda anggap penting dalam pekerjaan ?
4. Tantangan apa yang anda cari dalam pekerjaan ?
5. Sebutkan dua hal yang memotivasi anda dalam bekerja.
6. Apa yang dapat memotivasi anda dalam kehidupan pribadi anda ?
7. Apa yang dapat memotivasi anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit ?
8. Apa yang dapat memotivasi anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan ?
9. Apa alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
10. Apa yang membuat anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
11. Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai ?
12. Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
13. Apa arti bekerja bagi anda ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Ketahanan Terhadap Tekanan (Stress)
Pertanyaan yang dapat menggali aspek ketahanan terhadap tekanan/stres antara lain :
1. Apakah anda dapat bekerja di bawah tekanan ?
2. Pernahkan anda bekerja di bawah tekanan ? Ceritakan bagaimana anda menyikapinya?
3. Dalam lingkungan kerja seperti apa anda merasa nyaman ? (Terstruktur atau tidak ?)
4. Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan anda, bagaimana anda menyikapinya ?
5. Bagaimana anda menyikapi kritik yang diberikan kepada anda ?
6. Seandainya anda mendapatkan pekerjaan yang tidak anda harapkan, apa yang akan anda lakukan ?
7. Apa yang anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan ?
8. Seandainya anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan anda lakukan ?
9. Masalah terbesar apa yang pernah anda hadapi ? Bagaimana anda mengatasinya ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Inisiatif
Pertanyaan yang dapat menggali aspek inisiatif antara lain :
1. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini ? Dan darimana serta bagaimana anda mengetahuinya ?
2. Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang anda harapkan menjadi tempat kerja anda ?
3. Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah anda ikuti.
4. Bagaimana anda mendapatkan pekerjaan selama ini ? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) - untuk yang sudah pernah bekerja.
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Sikap Kerja
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sikap kerja antara lain :
1. Seandainya anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi anda, bagaimana anda menyikapinya ?
2. Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang anda pegang, bagaimana anda menyikapinya ?
3. Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda. (untuk yang sudah bekerja)
4. Apa tanggung jawab anda pada posisi tersebut ? (untuk yang sudah bekerja)
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
5. Kepercayaan Diri
Kepercayaan Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepercayaan diri antara lain :
1. Menurut anda, apa definisi/arti kesuksesan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
2. Menurut anda, apa definisi/arti kegagalan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
3. Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi anda.
4. Pekerjaan apa yang telah anda selesaikan dengan sukses ?
5. Apa peran anda dalam kesuksesan tersebut ?
6. Bagaimana anda memandang diri sendiri saat ini ? Apakah sudah sukses ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Kemampuan Berfikir Analitis
Termasuk di dalam kemampuan berpikir analitis adalah "Kemampuan Memecahkan Masalah" (problem solving) dan "Kemampuan Membuat Keputusan" (decision making).
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan berpikir analitis antara lain :
1. Masalah tersulit apa yang pernah anda alami ? Apa yang anda lakukan ? Bagaimana penyelesaiannya ?
2. Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar ? Bagaimana cara mengatasinya ?
3. Ceritakan mengenai persoalan yang pernah anda pecahkan.
4. Ceritakan situasi dimana anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
5. Ceritakan dimana anda harus membuat suatu keputusan.
6. Ceritakan bagaimana anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
7. Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering anda hadapi dalam pekerjaan.
8. Apakah anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan ? Apa peran anda dalam menyelesaikan masalah tersebut ?
9. Apakah anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu ? Apa yang anda lakukan ?
10. Bagaimana anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba ?
11. Bagaimana anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah ?
12. Bagaimana anda membuat suatu keputusan penting ?
13. Bagaimana anda memecahkan masalah ?
14. Dalam situasi atau kondisi seperti apa, anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan ?
15. Keputusan apa yang terasa sulit bagi anda ? Berikan Contohnya !
16. Menurut anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang ?
17. Apa yang anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting ?
18. Apa yang anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang anda hadapi ?
19. Keputusan tersulit apa yang telah anda buat selama tiga tahun terakhir ?
20. Kapan anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Kemampuan Pencapaian Keberhasilan (Achievement)
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan pencapaian keberhasilan antara lain :
1. Apakah anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit ?
2. Apakah anda mempunyai prestasi yang dibanggakan ? Ceritakan !
3. Apakah anda memiliki inisiatif ? Bagaimana anda menunjukkan hal tersebut ? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah anda ambil.
4. Apakah anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit ? Atau yang sebelumnya anda pikir tidak dapat anda selesaikan ?
5. Bagaimana anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja ?
6. Sebutkan prestasi yang pernah anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah !
7. Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup anda !
8. Apa kegagalan terbesar yang pernah anda alami ? Kekecewaan apa yang anda alami ?
9. Bagaimana anda mengatasi perasaan tersebut ? Dan mengatasi kegagalan tersebut ?
10. Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong anda dalam bekerja ?
11. Menurut anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan ?
12. Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
13. Apakah anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko ?
14. Berdasarkan pengalaman anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas ?
15. Mengapa anda mengambil risiko tersebut ?
16. Risiko apa yang anda hadapi saat mengajukan suatu usulan ?
17. Prestasi apa yang pernah anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat anda lupakan ?
18. Prestasi apa yang pernah anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan ? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Aspirasi Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek aspirasi diri antara lain :
1. Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda senangi ? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda tidak senangi ? Kenapa ?
2. Apa cita-cita anda ketika lulus sekolah ? Ketika lulus kuliah ?
3. Apakah anda berniat melanjutkan sekolah ? Berniat melanjutkan kuliah ?
4. Menurut anda, apakah nilai anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik anda ?
5. Kenapa kami harus memilih anda ?
6. Bisakah anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan anda ?
7. Bagaimana pendapat anda mengenai perusahaan ini ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Kelemahan Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kelemahan diri antara lain :
1. Apakah anda telah mencapai semua target yang telah anda tetapkan ? Bila tidak, mengapa ?
2. Bagaimana anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut ?
3. Kelemahan apa yang muncul saat anda dihadapkan pada tugas yang sulit ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Sosialisasi
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sosialisasi antara lain :
1. Ceritakan kegiatan anda di waktu senggang.
2. Kegiatan apa yang anda ikuti di lingkungan anda ?
3. Seandainya anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan anda lakukan dalam organisasi tersebut ?
4. Selain belajar, kegiatan apa saja yang anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah ? Posisi apa yang anda pegang ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Kemandirian
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemandirian antara lain :
1. Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup anda, yang anda anggap sebagai keputusan anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang anda anggap bukan keputusan anda sendiri.
2. Mengapa anda memilih jurusan .... ?
3. Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri anda ?
4. Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut anda sertakan ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Kepemimpinan
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepemimpinan antara lain :
1. Sebutkan kepribadian yang anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
2. Menurut anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin ?
3. Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin ?
4. Bagaimana cara anda mendelegasikan suatu tanggung jawab ?
5. Apakah anda membutuhka pengawas dalam bekerja ?
6. Bagaimana cara anda membuat suatu rencana kerja ?
7. Bagaimana cara anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan anda ?
8. Seandainya ada bawahan anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana anda menghadapinya ?
9. Atasan seperti apa yang anda harapkan ?
10. Seandainya anda kelebihan beban kerja, apa yang akan anda lakukan ?
11. Bagaimana cara anda untuk memotivasi sesorang ?
12. Atasan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
13. Bawahan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
14. Atasan seperti apa yang menurut anda tidak adil ?
15. Seandainya anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan anda banyak yang menentangnya, bagaimana anda mengatasinya ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
Semoga artikel ini membantu anda yang sedang mempersiapkan diri untuk wawancara kerja diperusahaan yang anda lamar...Semoga Sukses...
Coba-coba bisnis Kerajinan Tangan
Iseng mau buatin kartu yang spesial buat seseorang, akhirnya jadi buat kartu dengan teknik paper quilling. Awalnya baca buku di gramedia, begitu dicoba ternyata hasilnya cute juga... hihiiPaper quilling merupakan seni menggulung kertas yang bisa dijadikan berbagai bentuk kreasi yang indah sebagai penghias kartu ucapan, kotak perhiasan, pembatas buku, dsb.
Kertas quilling sebenarnya dijual dengan berbagai warna dan ukuran (3-5 mm), tp krn sbg pemula nd aq ga tau belinya dimana, akhirnya aq coba menggunakan kertas spectra warna-warni yang dipotong kecil-kecil seukuran 3-5mm.
Setelah mencoba membuat kartu ucapan, aq coba menghias kotak perhiasan... dan hasilnya seperti gambar disamping.
Ternyata klo ditekunin, asyik jg lho.... apalagi klo dijadiin buat bisnis sambilan, akhirnya aq coba pasarkan ke teman2 kuliah, ataupun teman2 kantor, trs coba dititipin jg ditoko2 souvenir & gift... ternyata lumayan jg... Heheeeee
Dan ga paper quilling aj yg lg ditekunin, krn waktu itu ada teman yg minta dihiasin hantaran pernikahannya... aq coba nekat buat bantuin. Walaupun hasilnya ga sebagus yang diharapkan... tp lumayan buat pengalaman, hhhmmmm burungnya kenapa pada lesu githu ya?? hheheeee



Download Software
Vista Mizer
XAMPP 1.7.1
Ebooster penambah RAM melalui flashdisk
FLV Player
BDGrid32
PPA untuk melihat User & password pada PC
XAMPP 1.7.1
Ebooster penambah RAM melalui flashdisk
FLV Player
BDGrid32
PPA untuk melihat User & password pada PC
Menambah RAM Dgn FlashDisk
Random Access Memory (RAM) digunakan untuk menampung data sementara di dalam komputer. Semakin banyak aplikasi yang kita buka, maka semakin banyak pula RAM digunakan. Ada cara menambah RAM yaitu dengan memanfaatkan flashdisk (penyimpan data), dengan tambahan software (aplikasi) eBooster.exe, kita bisa menambah RAM kita tanpa harus membeli RAM yang baru.
Kita sering menggunakan komputer, karena asyiknya, kita buka Microsoft Word, kemudian Excell, PowerPoint, Access, ditambah AdobePhotoShop, CorelDraw. Kemudian kita ingin membuka Winamp untuk mendengarkan music. Tapi tiba-tiba komputer kita hang. Alias mati. Mengapa ini terjadi ?
Karena kapasitas RAM-nya habis. RAM (Random Access Memory) biasa digunakan untuk menyimpan data sementara di komputer. Artinya sementara data tersebut hanya bisa dilihat di layar monitor, namun belum kita simpan ke media penyimpanan, seperti Hardisk, flashdisk, CD Room dan sebagainya.
Semakin banyak aplikasi yang kita buka di komputer kita, maka semakin besar RAM yang kita gunakan. Sebagai gambaran RAM sebagai berikut. Misal di komputer kita terpasang RAM dengan kapasitas 512 Mb. Setiap aplikasi yang kita buka akan membutuhkan RAM, atau secara mudah setiap kita membuka setiap aplikasi maka persediaan RAM yang ada akan berkurang.
Sebagai contoh, misalnya kalau kita membuka Microsoft Word, maka Microsoft Word akan membutuhkan memory sementara (RAM) sebesar 300 Mb (bukan data sebenarnya, karena saya belum pernah mengukur Microsoft Word membutuhkan memory berapa untuk bisa berjalan), berarti persediaan RAM yang ada tinggal (512-300 = 212 Mb). Jika kita membuka lagi satu aplikasi tidak boleh lebih dari 212 Mb, kalau aplikasi yang dibukan melebihi 212 Mb, misal Microsoft Excel memory yang dibutuhkan adalah 300 Mb, maka komputer akan Hang (OVER CLOCK), karena kebutuhan memory untuk running program tidak cukup.
Untuk menambah kapasitas RAM biasanya kita harus membeli RAM untuk tambahan, menjadi lebih besar.
Namun dalam materi kali ini kita akan memperbesar kapasitas RAM dengan FLASHDISK, dengan argumen, bahwa flashdisk bisa berfungsi ganda, bisa untuk RAM juga bisa untuk menyimpan data. Semakin besar kapasitas flashdisk, maka semakin besar pula RAM yang bisa kita tambahkan.
Kita membutuhkan software eBooster.exe, yang dapat di download di sini
Installasi
Setelah kita berhasil mendownload eBooster.exe, maka kita perlu menginstallnya
Setelah proses restart selesai, kemudian muncul dialog seperti di bawah ini, dan klik OK untuk melanjutkan.
Gambar 8. Dialog update software
Setelah selesai penginstallan, masukkan flashdisk ke dalam komputer. Setelah klik Ok pada Gambar 8. maka akan k
eluar dialog seperti Gambar 9, di bawah ini :
Gambar 9. Memilih memori tambahan
Dari gambar 9, di atas klik select the cache size, kemudian pilih flashdisk, kemudian klik OK seperti Gambar 10, di bawah :

Gambar 10. Pilih flashdisk untuk menambah memory (RAM)
Dari Gambar 10 di atas, pilih G:\ untuk flashdisk, setelah itu klik OK. Maka akan nampak bahwa RAM atau memori kita telah bertambah.

Gambar 11. Drive G (Flashdisk) telah aktif sebagai RAM
Dari Gambar 11, di atas menunjukkan bahwa Drive G (flashdisk) telah berfungsi sebagai RAM, maka RAM yang ada di komputer kita ada 2, yaitu flash disk dan RAM itu sendiri.


Kita sering menggunakan komputer, karena asyiknya, kita buka Microsoft Word, kemudian Excell, PowerPoint, Access, ditambah AdobePhotoShop, CorelDraw. Kemudian kita ingin membuka Winamp untuk mendengarkan music. Tapi tiba-tiba komputer kita hang. Alias mati. Mengapa ini terjadi ?
Karena kapasitas RAM-nya habis. RAM (Random Access Memory) biasa digunakan untuk menyimpan data sementara di komputer. Artinya sementara data tersebut hanya bisa dilihat di layar monitor, namun belum kita simpan ke media penyimpanan, seperti Hardisk, flashdisk, CD Room dan sebagainya.
Semakin banyak aplikasi yang kita buka di komputer kita, maka semakin besar RAM yang kita gunakan. Sebagai gambaran RAM sebagai berikut. Misal di komputer kita terpasang RAM dengan kapasitas 512 Mb. Setiap aplikasi yang kita buka akan membutuhkan RAM, atau secara mudah setiap kita membuka setiap aplikasi maka persediaan RAM yang ada akan berkurang.
Sebagai contoh, misalnya kalau kita membuka Microsoft Word, maka Microsoft Word akan membutuhkan memory sementara (RAM) sebesar 300 Mb (bukan data sebenarnya, karena saya belum pernah mengukur Microsoft Word membutuhkan memory berapa untuk bisa berjalan), berarti persediaan RAM yang ada tinggal (512-300 = 212 Mb). Jika kita membuka lagi satu aplikasi tidak boleh lebih dari 212 Mb, kalau aplikasi yang dibukan melebihi 212 Mb, misal Microsoft Excel memory yang dibutuhkan adalah 300 Mb, maka komputer akan Hang (OVER CLOCK), karena kebutuhan memory untuk running program tidak cukup.
Untuk menambah kapasitas RAM biasanya kita harus membeli RAM untuk tambahan, menjadi lebih besar.
Namun dalam materi kali ini kita akan memperbesar kapasitas RAM dengan FLASHDISK, dengan argumen, bahwa flashdisk bisa berfungsi ganda, bisa untuk RAM juga bisa untuk menyimpan data. Semakin besar kapasitas flashdisk, maka semakin besar pula RAM yang bisa kita tambahkan.
Kita membutuhkan software eBooster.exe, yang dapat di download di sini
Installasi
Setelah kita berhasil mendownload eBooster.exe, maka kita perlu menginstallnya
Setelah proses restart selesai, kemudian muncul dialog seperti di bawah ini, dan klik OK untuk melanjutkan.
Gambar 8. Dialog update software
Setelah selesai penginstallan, masukkan flashdisk ke dalam komputer. Setelah klik Ok pada Gambar 8. maka akan k
eluar dialog seperti Gambar 9, di bawah ini :Gambar 9. Memilih memori tambahan
Dari gambar 9, di atas klik select the cache size, kemudian pilih flashdisk, kemudian klik OK seperti Gambar 10, di bawah :

Gambar 10. Pilih flashdisk untuk menambah memory (RAM)
Dari Gambar 10 di atas, pilih G:\ untuk flashdisk, setelah itu klik OK. Maka akan nampak bahwa RAM atau memori kita telah bertambah.

Gambar 11. Drive G (Flashdisk) telah aktif sebagai RAM
Dari Gambar 11, di atas menunjukkan bahwa Drive G (flashdisk) telah berfungsi sebagai RAM, maka RAM yang ada di komputer kita ada 2, yaitu flash disk dan RAM itu sendiri.


Visual Basic Portable
Pernahkan terpikir oleh rekan-rekan sekalian membuat aplikasi visual basic menjadi portable atau mudah dibawa-bawa, tanpa harus install. Apakah mungkin?
Apa saja yang perlu dipersiapkan dalam membuat visual basic menjadi portable....
Code: Select all
Ini terinsipirasi ketika melihat aplikasi lain yang dibuat dalam bentuk portable, lalu terlintas dalam pikiran ...apa vb bisa dibikin portable gak ya :)
mulai dah coba cari-cari informsi dan utak atik tuh vb..install dan uninstall dicoba-coba, kemudian melakukan perubahan-perubahan file-file sistem beserta registrinya......huh susah banget. Dicoba beberapa kali error terus..pusing euy...tapi setelah sekian jam dicoba-coba akhirnya bisa juga. Ternyata kalo dah tau gambang juga ya.
Vb yang dibuat menjadi portable ini tidak menyertakan seluruh file sistem dan komponennya. ya tujuannya hanya bisa menjalankan program vb dan dapat membuat exe dengan vb.
Yang perlu disiapkan adalah file-file berikut ini:
Setelah siap semua file tinggal membuat registry item, kuncinya semua ada disini:
buat file baru dengan notepad yang berisi
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CLASSES_ROOT\Licenses\6000720D-F342-11D1-AF65-00A0C90DCA10]
@="kefeflhlhlgenelerfleheietfmflelljeqf"
[HKEY_CLASSES_ROOT\Licenses\74872840-703A-11d1-A3AF-00A0C90F26FA]
@="mninuglgknogtgjnthmnggjgsmrmgniglish"
[HKEY_CLASSES_ROOT\Licenses\74872841-703A-11d1-A3AF-00A0C90F26FA]
@="klglsejeilmereglrfkleeheqkpkelgejgqf"
simpan dengan nama vbpe.reg, setelah selesai anda bisa coba, klick file
vbpe.reg dilanjutkan dengan membuat membuka file vb6.exe untuk mencoba berhasil
tidaknya pembuatan vb portable nya.
Kalo bisa sih cobanya pada komputer yang belum pernah di intsall visual basic,
Sumber : Pernahkan terpikir oleh rekan-rekan sekalian membuat aplikasi visual basic menjadi portable atau mudah dibawa-bawa, tanpa harus install. Apakah mungkin?
Apa saja yang perlu dipersiapkan dalam membuat visual basic menjadi portable....
Code: Select all
Ini terinsipirasi ketika melihat aplikasi lain yang dibuat dalam bentuk portable,
lalu terlintas dalam pikiran ...apa vb bisa dibikin portable gak ya :)
mulai dah coba cari-cari informsi dan utak atik tuh vb..install dan
uninstall dicoba-coba, kemudian melakukan perubahan-perubahan file-file sistem beserta registrinya......huh susah banget. Dicoba beberapa kali error terus..pusing euy...tapi setelah sekian jam dicoba-coba akhirnya bisa juga. Ternyata kalo dah tau gambang juga ya.
Vb yang dibuat menjadi portable ini tidak menyertakan seluruh file sistem dan komponennya. ya tujuannya hanya bisa menjalankan program vb dan dapat membuat exe dengan vb.
Yang perlu disiapkan adalah file-file berikut ini:
Setelah siap semua file tinggal membuat registry item, kuncinya semua ada disini:
buat file baru dengan notepad yang berisi
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CLASSES_ROOT\Licenses\6000720D-F342-11D1-AF65-00A0C90DCA10]
@="kefeflhlhlgenelerfleheietfmflelljeqf"
[HKEY_CLASSES_ROOT\Licenses\74872840-703A-11d1-A3AF-00A0C90F26FA]
@="mninuglgknogtgjnthmnggjgsmrmgniglish"
[HKEY_CLASSES_ROOT\Licenses\74872841-703A-11d1-A3AF-00A0C90F26FA]
@="klglsejeilmereglrfkleeheqkpkelgejgqf"
simpan dengan nama vbpe.reg, setelah selesai anda bisa coba, klick file vbpe.reg dilanjutkan dengan membuat membuka file vb6.exe untuk mencoba berhasil tidaknya pembuatan vb portable nya.
Kalo bisa sih cobanya pada komputer yang belum pernah di intsall visual basic, agar terlihat hasilnya.
Sumber : http://www.vb-bego.net
Konsep Dasar Database
Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan disimpan secara integrasi dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakainya.
Sistem Database adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap suatu organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.
Komponen Dasar Sistem Data base terdapat 4 komponen dasar,yaitu:
1. Data, dengan ciri-ciri :
* Data disimpan secara terintegrasi(Integreted)
* Data dapat dipakai secara bersama-sama (Share)
2. Hardware (Perangkat Keras), terdiri dari:
* Peralatan untuk penyimpanan misalnya: disk, drum, tape
* Peralatan Input dan Output
* Peralatan Komunikasi data dll
3. Software (Perangkat lunak) , dapat berupa:
* Database Management System (DBMS)
* Program-program aplikasi dan prosedur-prosedur
4. User (Pemakai), terbagi menjadi 3 Klasifikasi:
* Database Administrator (DBA) , orang/tim yang bertugas mengelola system database secara keseluruhan.
* Programmer, orang/tim membuat program aplikasi yang mengakses database dengan menggunakan bahasa pemrograman
* End User, orang yang mengakses database melalui terminal dengan menggunakan Query Language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer.
Ada 3 jenis data dalam sistem database, yaitu :
* Data Operasional dalam suatu organisasi, berupa data yang disimpan didalam Database
* Data masukan (Input data), data dari luar sistem yang dimasukan melalui peralatan input/keryboard yang dapat merubah data operasional
* Data keluaran (Output data), berupa laporan melalui peralatan output sebagai hasil dari dalam sistem yang mengakses data operasional.
Keuntungan pemakaian sistem Database
* Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi
* Terpeliharanya keselarasan data
* Data dapat dipakai secara bersama-sama
* Memudahkan penerapan standarisasi
* Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan
* Terpeliharanya integritas data
* Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi
* Program/data independent
Kerugian pemakaian sistem database
Aplikasi Database dalam Life Cycle
Ada 6 Fase proses perancangan Database
Pemilihan DBMS
Sistem Database adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap suatu organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.
Komponen Dasar Sistem Data base terdapat 4 komponen dasar,yaitu:
1. Data, dengan ciri-ciri :
* Data disimpan secara terintegrasi(Integreted)
* Data dapat dipakai secara bersama-sama (Share)
2. Hardware (Perangkat Keras), terdiri dari:
* Peralatan untuk penyimpanan misalnya: disk, drum, tape
* Peralatan Input dan Output
* Peralatan Komunikasi data dll
3. Software (Perangkat lunak) , dapat berupa:
* Database Management System (DBMS)
* Program-program aplikasi dan prosedur-prosedur
4. User (Pemakai), terbagi menjadi 3 Klasifikasi:
* Database Administrator (DBA) , orang/tim yang bertugas mengelola system database secara keseluruhan.
* Programmer, orang/tim membuat program aplikasi yang mengakses database dengan menggunakan bahasa pemrograman
* End User, orang yang mengakses database melalui terminal dengan menggunakan Query Language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer.
Ada 3 jenis data dalam sistem database, yaitu :
* Data Operasional dalam suatu organisasi, berupa data yang disimpan didalam Database
* Data masukan (Input data), data dari luar sistem yang dimasukan melalui peralatan input/keryboard yang dapat merubah data operasional
* Data keluaran (Output data), berupa laporan melalui peralatan output sebagai hasil dari dalam sistem yang mengakses data operasional.
Keuntungan pemakaian sistem Database
* Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi
* Terpeliharanya keselarasan data
* Data dapat dipakai secara bersama-sama
* Memudahkan penerapan standarisasi
* Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan
* Terpeliharanya integritas data
* Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi
* Program/data independent
Kerugian pemakaian sistem database
- Mahal dalam implementasinya
- Rumit/komplek
- Penanganan recovery/backup sulit
- Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait
- Enterprise yaitu suatu bentuk organisasi , contoh : sekolah - data_mhs
- Entitas yaitu suatu objek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya, contoh : Bidang kesehatan - entitas pasien, dokter, obat
- Atribut/field yaitu setiap entitas mempunyai atributatau suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas. Contoh : Entity Siswa - Nim, nama,alamat dll.
- Data value yaitu data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau atribut. Contoh : Atribut Nama_Mahasiswa - Suhendar, Martinah
- Record/tuple yaitu kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Contoh record Mahasiswa - Nim, Nm_Mahasiswa, Alamat
- File yaitu kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen sama , atribut yang sama namun berbeda-beda data valuenya.
- Kunci elemen data yaitu tanda pengenal yang secara unik menindentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas.
Untuk memenuhi informasi yang berisi kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan aplikasinya.
Memudahkan pengertian struktur informasi
Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan (respone time, processing time, dan strorage space.
Memudahkan pengertian struktur informasi
Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan (respone time, processing time, dan strorage space.
Aplikasi Database dalam Life Cycle
- System definition
- Design
- Implementation
- Loading atau data conversion
- Testing dan validation
- Operation
- Monitoring dan Maintenance
Ada 6 Fase proses perancangan Database
- Pengumpulan dan analis
- Menentukan kelopok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
- Peninjauan dokumentasi yang ada
- Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data
- Daftar pertanyaan dan wawancara
- Perancangan Database secara Konseptual
- Perancangan skema konseptual
- Perancangan transaksi
Pemilihan DBMS
- Faktor Tehnis
- Faktor Ekonim dan politik organisasi
Langganan:
Postingan (Atom)

